PENGUMUMAN


Layanan


SPMB


HASIL SELEKSI CALON MAHASISWA AMIK GEL. TERAKHIR

Dengan telah ditutupnya pendaftara calon mahasiswa baru AMIK "Boekittinggi" pada tanggal 28 September, 2017 maka hasil seleksinya untukk calon mahasiswa gel.terakhir sudah dapat dilihat di di http://amikboekittinggi.ac.id/home.php?module=download&kategori=jadwal. 

RED MORE

Mahasiswa dapat melihat hasil Kartu Rencana Ujian(KRS), Kartu Hasil Studi(KHS), daftara matakuliah yang telah diambil serta datap melakukan perubahan identitas diri. untuk dapat melakukan semuanya itu terlebih dahulu mahasiswa harus melakukan login dengan level mahasiswa.

Masuk >>

Selain dapat melakukan pendaftaran secara manual, bagi calon mahasiswa baru juga dapat melakukan pendaftaran secara online. pendaftaran online adalah pendaftaran melewati internet. data yang telah diinputkan tersebt akan dikirim dan disimpan pada database Amik"boekittinggi".

Daftar Online >>

TENTANG KAMI

Kalender Akademik

  • Penyerahan Nilai UAS,s/d 15 Juli 2017
  • Pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS),03 juli s/d 09 Juli 2017
  • Minggu Tenang Persiapan UAS,19 juni s/d 01 Juli 2017
  • Penyerahan Naskah Soal UAS,s/d 17 Juni 2017
  • Penyerahan Nilai UTS,s.d 20 Mei 2017
  • Ujian Tengah Semester ( UTS ),08 Mei s/d 14 mei 2017
  • Penyerahan Naskah Soal UTS,s.d 06 mei 2017
  • Kuliah Perdana,13 Maret 2017

Populer

Renovasi Kampus AMIK "Boekittinggi" Karyawan Ikut Terlibat
Kampus1 AMIK "Boekittinggi" yang terletak dijalan Birugo Bungo No 137 A -Bukittinggi yang memiliki ciri khas ...

Beasiswa Untuk Mahasiswa Baru
Amik "Boekittinggi" memberikan kesempatan bagi Calon mahasiswa untuk mendapatkan besiswa dari kampus.
Beasiswa ini diberikan dalam bentuk beberapa ...

PUNCAK PERTARUNGAN DARI BALAIRUNG UNGU 2017
Sejak dibukanya acara Balerong Ungu 2017 event ke IX dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun AMIK "Boekittinggi"pada hari Sabtu, 22 April 2017 ...

Profil Akademik >>


AMIK "Boekittinggi" berada di Bukittinggi Sumatera Barat bertetangga dengan Riau, Sumatera Utara dan Jambi. Perkembangan bisnis dan industri di kawasan ini cukup pesat, ini berarti tersedianya lapangan pekerjaan yang cukup banyak. Hal ini merupakan salah satu peluang terbesar bagi lulusan program studi Komputer AMIK"Boekittinggi" Di samping itu kondisi sosial politik dan keamanan memperlihatkan tanda-tanda yang cukup menggembirakan. Pertumbuhan ekonomi dan suksesi kepemimpinan nasional yang berjalan lancar memberikan harapan baru bagi pertumbuhan bisnis dan industri di kawasan ini. Pertumbuhan ekonomi yang terus membaik, membuat terciptanya lapangan kerja baru khususnya di bidang Komputer. Semua kondisi yang dipaparkan di atas memberi arah perkembangan jurusan Komputer Program Diploma-3 (D-3) untuk menghasilkan lulusan yang profesional di bidang Komputer seperti yang dibutuhkan oleh lapangan pekerjaan tersebut. 

Hingga saat ini AMIK
"Boekittinggi" telah melakukan berbagai upaya untuk memanfaatkan faktor-faktor eksternal untuk mencapai tujuan sejalan dengan visi dan misinya yang telah ditetapkan dengan meminimalkan efek yang mungkin timbul akibat semakin mengglobalnya dunia. Lingkungan eksternal yang harus diantisipasi tidak hanya berasal dari perkembangan nasional, akan tetapi lebih dari itu juga dipengaruhi oleh lingkungan regional.

Berdasarkan pada peluang di atas dan mempertimbangkan perubahan struktur ekonomi sebagai faktor pendukung eksternal, yaitu awal 2010, mulai berlakunya CAFTA (China - ASEAN Free Trade Area) yang melibatkan enam negara ASEAN, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Brunei Darussalam. Sementara untuk Laos, Kamboja, Myanmar, dan Vietnam akan berlaku 2015 mendatang. Hal ini mengidentifikasikan bahwa ekonomi negara-negara ASEAN akan ditumbuhkembangkan melalui berbagai program yang telah disepakati. Bagi Sumatera Barat, hal ini merupakan sesuatu yang harus ditanggapi secara positif karena wilayah Indonesia ini memiliki jarak yang dekat dengan negara-negara anggota CAFTA tersebut.


Dengan perjanjian CAFTA, tidak hanya perkembangan di bidang ekonomi dan industri yang dapat dicapai tetapi juga tantangan seperti persaingan tenaga kerja lokal dengan tenaga kerja yang berasal dari negara ASEAN lainnya. Persaingan di antara tamatan program studi Komputer di pasar lokal dengan tamatan dari instiusi pendidikan lain dengan program studi yang sama, baik yang berasal dari Sumatera Barat maupun dari wilayah nusantara lainnya. Untuk dapat bersaing pada pasar lokal dan global seperti yang digambarkan di atas, AMIK
"Boekittinggi"harus melakukan pembenahan diri dalam bentuk peningkatan kualitas proses pembelajaran yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas lulusan.             Berdasarkan hasil evaluasi diri yang telah dilakukan menggunakan data riil dan analisis SWOT pada Renstra institusi, program akademik, manajemen sumber daya dan lingkung dan eksternal, dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa hal, diantaranya :

B. Evaluasi Tata Kelola dan Organisasi

AMIK
"Boekittinggi" saat ini punya satu program studi yakni PS Komputer. Dalam menjalankan tugas dan rencana kerja, Ketua Program Studi dibantu oleh beberapa unit terkait seperti Kepala Laboratorium Komputer dan dosen tetap. Meski demikian, Kepala Laboratorium berada langsung di bawah pembinaan Pembantu Direktur I (Bidang Akademik). Dengan demikian, kedudukan Program Studi (PS), Laboratorium serta unit lain seperti BAUK dan perpustakaan di bawah koordinasi langsung Pembantu Direktur I. Hal ini dilaksanakan mengingat kondisi organisasi yang belum terlalu besar dan untuk menghindari kebingungan akibat dualisme instruksi, yang tentu akan berdampak pada kemampuan dan kemandirian PS dalam penyelenggaraan kegiatan akademik. 

Untuk melaksanakan tugas, Program studi, beberapa unit dan sub-unit terkait dengan PS telah memiliki job deskripsi meskipun belum disusun dengan baik, baru sebatas penjelasan tugas-tugas utama dan tugas tambahan diluar tugas utama. Proses birokrasi yang terdapat pada PS, laboratorium maupun unit-unit lain di AMIK
"Boekittinggi" belum efektif dan efisien karena belum mengacu pada prosedur operasional yang baku (SOP), sehingga belum mampu memberikan layanan yang memuaskan kepada pelanggan (mahasiswa, dosen, orang tua mahasiswa dan lain sebagainya). Namun untuk beberapa kegiatan, AMIK "Boekittinggi" telah memiliki acuan berupa buku panduan. Adapun kegiatan yang telah memiliki buku panduan tersebut antara lain (a). Penerimaan staf, (b). Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), (c) Proses Belajar Mengajar (PBM), (d) Tata tertib Ujian Mid Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS), (e) Pedoman Penyusunan Satuan Acara Pengajaran (SAP), (f) Pedoman Penyusunan Garis-garis Besar Program Pengajaran (GBPP), (g) Panduan Kurikulum, (h) Panduan Wisuda, dan (i) Panduan Inventarisi

Untuk perekrutan staf baru, semua ini adalah otoritas perguruan tinggi melalui keterlibatan / usulan dari program studi. Teknis perekrutan adalah diawali dengan usulan PS melalui senat akademi untuk melakukan penambahan jumlah staf pengajar dan karyawan. Selanjutnya dibuat pengumuman iklan lowongan tenaga dosen dan karyawan di koran-koran lokal dengan menyertakan persyaratan minimal utk calon dosen dan karyawan. Selanjutnya diadakan proses seleksi dalam bentuk tes tertulis dan wawancara untuk menentukan pelamar yang memenuhi kualifikasi yang telah ditentukan. Sedangkan untuk anggaran, semua masih otoritas perguruan tinggi. Sementara untuk kegiatan PBM telah disusun dalam buku panduan seperti yang telah disebutkan di atas. 


Disadari bahwa job deskripsi dan SOP yang belum memadai, berdampak pada kondisi manajemen PS dan laboratorium. Karena itu perlu sesegera mungkin disusun job deskripsi serta Standard Operation Procedure (SOP) yang jelas untuk setiap unit agar mutu layanan akademik maupun administratif berjalan optimal dan terukur.
Kerjasama yang telah dilakukan AMIK "Boekittinggi" dengan pihak-pihak luar perguruan tinggi masih kurang, tetapi AMIK "Boekittinggi"ingin menjalin kerjasama dengan semua pihak yang mendukung kemajuan AMIK "Boekittinggi" .

Distribusi kerja kesemua unit sudah mulai membaik, tetapi hubungan kerja, interaksi dan kerjasama antar unit di bawah PS maupun dengan unit lain belum begitu memuaskan. Disamping disebabkan belum adanya SOP yang jelas, kemungkinan lain yang menjadi penyebab juga yaitu koordinasi dari pimpinan. Ada kecenderungan pembagian kerja yang tidak merata terutama diantara staf tetap sendiri, mengingat unjuk kerja mereka yang juga atmosfirnya bertumpu tidak kepada seluruh staf. Belum adanya pemberlakuan sistem reward & punishment ditengarai menjadi penyebab tidak meratanya motivasi, loyalitas dan dedikasi staf dalam menyelesaikan setiap tugas yang diembankan kepadanya. Misalnya saja, untuk saat ini telah diterapkan sistem umpan balik melalui kuesioner perihal kinerja dan penyelenggaraan kegiatan akademik administratif, namun tindak lanjut (berupa reward atau penalty) dari hasil terukur tersebut belum dilaksanakan secara konsekuen.


Kepemimpinan yang diterapkan adalah demokratis dan terbuka. Masing-masing kepala unit dan personil dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan. Minimal tiap dua minggu dilakukan rapat pimpinan dan minimal setiap bulan diadakan satu kali rapat lengkap pimpinan. Semua kebijakan dan keputusan disosialisasikan oleh kepala unit kepada seluruh anggota yang berada dibawahnya. Kelemahan yang terlihat adalah bahwa dengan sistem organisasi matrik yang memberi wewenang lebih besar kepada unit dan personil dibawahnya serta sistem kepemimpinan demokratis, membutuhkan personil yang kreatif, dinamis, dan menguasai skill pekerjaan dengan baik. Karena itu, personil yang ada pada setiap unit, laboratorium, perpustakaan,PS, akademik, administrasi dan keuangan perlu dibekali dengan pemahaman dan skill memadai pada bidang yang sesuai.


Dari paparan di atas dan kondisi yang dirasakan, ada beberapa hal yang membutuhkan perhatian untuk ditingkatkan antara lain :

         - Motivasi, kapabilitas, kreativitas dan inovasi seluruh komponen organisasi khususnya di PS,

         - Sinergi, interaksi dan kerjasama tim (teamwork),

         - Sistem manajemen, otonomi dan akuntabilitas program studi

         - Kejelasan job deskripsi dan standar layanan dan manajemen setiap unit,

SistSystem reward & punishment dan partisipasi setiap elemen internal maupun eksternal dalam penyelenggaraan pendidikan,
Evaluasi diri dan perencanaan jangka panjang, termasuk kondisi organisasi masa datang yang harus disesuaikan dengan kebutuhan dan optimalisasi sumberdaya.