PENGUMUMAN


Layanan


SPMB


UJIAN KOMPETENSI TAHAP II dan UJIAN KOMPREHENSIF

kepada mahasiswa amik yang mengikuti ujian kompetensi tahap II DAN ujian komprehensif untuk dapat mendownload jadwal dan melihat pengumuman dilink berikut : klik

RED MORE

Mahasiswa dapat melihat hasil Kartu Rencana Ujian(KRS), Kartu Hasil Studi(KHS), daftara matakuliah yang telah diambil serta datap melakukan perubahan identitas diri. untuk dapat melakukan semuanya itu terlebih dahulu mahasiswa harus melakukan login dengan level mahasiswa.

Masuk >>

Selain dapat melakukan pendaftaran secara manual, bagi calon mahasiswa baru juga dapat melakukan pendaftaran secara online. pendaftaran online adalah pendaftaran melewati internet. data yang telah diinputkan tersebt akan dikirim dan disimpan pada database Amik"boekittinggi".

Daftar Online >>

TENTANG KAMI

Kalender Akademik

  • Penyerahan Nilai UAS,s/d 15 Juli 2017
  • Pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS),03 juli s/d 09 Juli 2017
  • Minggu Tenang Persiapan UAS,19 juni s/d 01 Juli 2017
  • Penyerahan Naskah Soal UAS,s/d 17 Juni 2017
  • Penyerahan Nilai UTS,s.d 20 Mei 2017
  • Ujian Tengah Semester ( UTS ),08 Mei s/d 14 mei 2017
  • Penyerahan Naskah Soal UTS,s.d 06 mei 2017
  • Kuliah Perdana,13 Maret 2017

Populer

KUNJUNGAN TIM ASESOR DARI BAN-PT KE KAMPUS AMIK"BUKITTINGGI"
upaya pemerintah untuk menstandarisasi dan menjamin mutu alumni perguruan tinggi sehingga kualitas lulusan antara perguruan tinggi tidak terlalu ...

Renovasi Kampus AMIK "Boekittinggi" Karyawan Ikut Terlibat
Kampus1 AMIK "Boekittinggi" yang terletak dijalan Birugo Bungo No 137 A -Bukittinggi yang memiliki ciri khas ...

HASIL UJIAN SELEKSI AMIK GELOMBANG III
Download Hasil Seleksi ...


Sabtu, 17 Juni 2017

Peran Dan Fungsi Mahasiswa

Ditulis Oleh :

Mahasiswa adalah sekelompok pelajar yang merasa sudah besar dan paling benar. Bertindak /demo atas nama demokrasi. Bukan, mahasiswa adalah orang-orang yang merasa lebih. Lebih pintar, lebih keren. Atau mahasiswa adalah para pelajara yang tidak diikat oleh aturan-aturan. Bebas dari segala macam belenggu, boleh nongkrong disaat ada kelas, boleh titip absen, datang kekampus cuman untuk pamer penampilan. Berpakaian bebas, tidak disiplin.
    Setidaknya itulah defenisi mahasiswa untuk sementara berdasarkan kacamata pengamatan keadaan mahasiswa selama ini. Hal ini tentu dikarenakan oleh ulah mahasiswa itu sendiri yang tidak memahami status yang mereka pikul.
    Lepas dari bangku SMA atau sederajat berarti mahasiswa sudah lepas pula anak-anak yang selalu dituntun, diatur, diarahkan. Kemudian masuk kedalam perguruan tinggi untuk mendapat gelar sarjana dan mencari pekerjaan.
    Bukankah mahasiswa itu sama dengan siswa / pelajar. Sama-sama belajar, memiliki kelas,  matapelajaran, guru, aturan, dan lain sebagainya. Lalu apa yang membuat mahasiswa merasa lebih dari pelajar lain?. Apa yang membuat mahasiswa berbeda dari pelajar lain?!. Apa yang mesti dibanggakan menjadi mahasiswa?!.
    Kata-kata mahasiswa terdiri dari dua kosakata, yaitu maha dan siswa. Maha berarti teramat sedangkan siswa adalah murit/ pelajar. Bila kita gabungkan maka akan kita temukan suatu makna dari kata-kata mahasiswa, yaitu murit/ pelajar yang memiliki kelebihan dan fungsi yang lebih.
    Untuk lebih memahaminya mari kita simak pengertian mahasiswa menurut para ahli.
A.    KBBI
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mahasiswa adalah seseorang yang menuntut ilmu di perguruan tinggi. Di dalam dunia pendidikan, status mahasiswa adalah status tertinggi seorang murid di dunia pendidikan.


B.    Menurut UU RI No. 20 Tahun 2003
Pasal 19 bahwasanya “ mahasiswa ” itu sebenarnya hanya sebutan akademis untuk siswa/ murid yang telah sampai pada jenjang pendidikan tertentu dalam masa pembelajarannya.
C.    Menurut Sarwono
Mahasiswa adalah setiap orang yang secara terdaftar untuk mengikuti pelajaran disebuah perguruan tinggi dengan batasan umur sekitar 18 – 30 tahun. Mahasiswa merupakan suatu kelompok dalam masyarakat yang memperoleh statusnya, karena adanya ikatan dengan suatu perguruan tinggi.
D.    Menurut Knopfemacher
Mahasiswa adalah seseorang calon sarjana yang dalam keterlibatannya dengan perguruan tinggi yang dididik dan diharapkan untuk menjadi calon-calon yang intelektual.

Peranan dan fungsi mahasiswa
-    kontrol politik
Didalam hubungan pemerintah dengan masyarakat, mahasiswa bertindak sebagai pengawas serta partisipan dalam membahas segala hal mengenai dan  terkait dengan pengambilan keputusan pemerintah beserta berbagai macam keputusan yang telah terambil sebelumnya.
-    Penyalur aspirasi Masyarakat ke Pemerintah.
Kita sering mendengar slogan MAHASISWA ADALAH PENYALUR ASPIRASI MASYARAKAT. Artinya sebagai pelajar yang intelek mahasiswa bertugas untuk menganalisa semua permasalahan yang terjadi dikalangan masyarakat serta mencari solusinya dan disampaikan kepada pemerintah.
Hal ini diwujudkan dengan melakukan interaksi sosial dengan masyarakat yang selain itu, mahasiswa juga harus bertanggungjawab dalam menjawab berbagai masalah yang terjadi di masyarakat.
Akan tetapi sebenarnya posisi mahasiswa cukuplah rentan, dimana ia berada diantara idealisme dan realita yang ada. Dalam beberapa keadaan, fakta menunjukkan bahwa terjadi ketimpangan yang mengakibatkan posisi tersebut menjadi berat sebelah, misalnya saja pada saat mereka melakukan pembelaan terhadap suatu idealisme, tetapi realita yang terjadi dimasyarakat tampak kian memburuk. Begitu juga sebaliknya, disaat para mahasiswa gencar membela realita yang terjadi di masyarakat, tetapi ternyata secara tidak sadar mereka telah meninggalkan atau menyimpang dari idealisme.

Kesadaran Mahasiswa
    Setelah kita ulas sedikit tentang mahasiswa dapat kita ambil suatu kesimpulan bahwa mahasiswa dan siswa jauh berbeda. Bila siswa dituntut untuk belajar,  akan beda dengan mahasiswa.
    Selain berkewajiban untuk belajar dan mendalami kedisiplinan ilmu ternyata mahasiswa memiliki peran sebagai pemantau jalannya roda pemerintahan, penyalur aspirasi rakyat, penyambung lidah pemerintah, memastikan keadilan untuk rakyat.
    Mahasiswa bukanlah alat politik yang digunakan oleh parpol tertentu untuk mencapai tujuan politik karena mahasiswa dibentuk oleh masyarakat. Hal ini perlu disadari penuh oleh mahasiswa didalam mengambil tindakan jika nanti dibutuhkan untuk  berdemo.
    Demo mahasiswa mestinya tidak lahir dari kebencian, kekerasan, arogan, tapi lahir kecintaan. Cinta bangsa , tanah air dan peduli kepada rakyat.
    Mahasiswa adalah cikal bakal kaum intelektual, berfikir melingkar, cerdas dan memiliki jiwa berbangsa sebagai generasi penerus. Maka obrolan mahasiswa mestinya memiliki bobot, tingkah laku mestinya mencerminkan jiwa intelek.


[
Kembali ]